78views, 3 likes, 0 loves, 0 comments, 7 shares, Facebook Watch Videos from MADURACORNERcom: "Lomba Video Edukasi Protokol Kesehatan Cegah Penularan Covid-19" Nama: R. Zhafir Barraq Soemarto Putro Rangkaianacara APICD meliputi konferensi pers, simposium, workshop, lomba poster, lomba video edukasi kesehatan jantung, peluncuran situs peluncuran buku serial Gagal Jantung bagi tenaga kesehatan dan buku Mitos Fakta seputar penyakit jantung bagi masyarakat. Apa yang berbeda dari APICD tahun ini adalah acaranya tidak 29July 2022 13:35. Taman Safari Indonesia kembali menggelar Internasional Animal Photo and Video Competition (IAPVC) 2022 dengan tema "Bring The Wildlife Through Your Lens". Pendaftaran online dibuka hingga 30 September dari laman resmi IAPVC. Ada beberapa kategori lomba yang bisa dipilih, mulai dari endangered animal, photo general, essay JUARA1 LOMBA VIDEO EDUKASI TINGKAT SMA/MA/SMK SE-INDONESIA. Bahagia itu sederhana, bersyukur atas nikmat prestasi yang lahir dari siswa/i yang berkarya tanpa henti. (XII MIPA 3/ ALUMNI SMPN 2 PONOROGO) yaitu: JUARA 1 LOMBA VIDEO EDUKASI TENTANG KESEHATAN KULIT DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG (UNISMA) MADIUN 16/09/2019. Lomba Beberan Edukatif 10 Program Pokok PKK yang diselenggarakan dalam acara Jambore Kader PKK se-Kota Madiun dan diikuti oleh sekretaris PKK se-wilayah Kota Madiun. Tujuan dari diadakannya Jambore PKK kali ini disamping untuk mempererat silaturahim antar kader, pengurus juga untuk meningkatkan pengetahuan dan BerandaKesehatan Siapa Pemenang Lomba Video Profil, Video Edukasi dan Poster di RSUD Majene, Ini Jawabannya. HUT ke-35 BLUD RSUD Majene. Lomba Video Edukasi dan Lomba Poster. Hampir semua ruangan yang ada RSUD Majene turut serta menyemarakkan lomba tersebut atau Sekitar 22 peserta atau ruangan yang ikut serta. Padamasa pandemi kampus kami benar-benar melakukan revolusi edukasi, beralih dari sistem luring menjadi daring. Hal ini merupakan perubahan besar pada sistem akademik, tentunya perubahan ini berdampak sangat positif untuk kemajuan kampus kami kedepannya. Habis pandemi terbitlah revolusi edukasi #revolutionizeEducation2020. HrekD99. FKTP yang ingin berpartisipasi dalam lomba ini dapat mengunggah vlog pada tanggal 17 Agustus 2020 secara serentak. Vlog akan dinilai oleh Tim Dewan Juri secara berjenjang mulai tingkat cabang, tingkat wilayah dan tingkat nasionalJakarta ANTARA - BPJS Kesehatan menggelar lomba vlog atau video blog untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP tentang edukasi adaptasi kebiasaan baru untuk layanan kesehatan dasar. Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, menyampaikan lomba ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong fasilitas kesehatan dan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Lomba yang juga sekaligus sebagai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 ini digelar untuk menekankan pentingnya menerapkan protokol adaptasi kebiasaan baru di sektor layanan kesehatan tingkat pertama atau layanan dasar bagi masyarakat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat JKN-KIS. Diharapkan melalui disiplin ini dapat memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 COVID-19 dan masyarakat tidak terhambat mendapat layanan kesehatan. “Kita tidak boleh lalai bahkan abai dalam upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19. Lomba vlog ini juga diharapkan dapat meyakinkan peserta dan masyarakat bahwa walaupun terdapat protokol kesehatan COVID-19, tidak akan mengurangi bahkan menutup akses layanan kesehatan di FKTP yang dijamin oleh Program JKN-KIS," katanya. "Salah satu bentuk kemajuan dan kebanggaan bangsa Indonesia di tahun kemerdekaan ke-75 adalah memiliki program jaminan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya. Ia menambahkan lomba ini juga diharapkan dapat memperkuat peran FKTP untuk mengedukasi pesertanya serta masyarakat sekitar dalam upaya menjaga kesehatan diri. FKTP juga dapat memberikan informasi seperti apa penerapan protokol kesehatan di tempatnya, inovasi, kemudahan dalam mengakses layanan, serta program-program promotif dan preventif. FKTP yang ingin berpartisipasi dalam lomba ini dapat mengunggah vlog pada tanggal 17 Agustus 2020 secara serentak. Vlog akan dinilai oleh Tim Dewan Juri secara berjenjang mulai tingkat cabang, tingkat wilayah dan tingkat nasional. Tim Dewan Juri Cabang dan Wilayah akan melibatkan Dinas Kesehatan, Tim Kendali Mutu dan Biaya dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah. Sementara Tim Dewan Juri Nasional akan melibatkan Kementerian Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional serta pakar komunikasi. “Kami harap partisipasi FKTP dalam lomba vlog ini adalah bentuk upaya bersama, gotong royong besar dalam menghadapi pandemi dan penanganan COVID-19. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap dapat berkontribusi dalam pencegahan penyebaran COVID-19 dengan mengikuti anjuran pemerintah dan memastikan adaptasi kehidupan baru berjalan dengan baik," katanya. Selain itu, juga menerapkan 3 Disiplin Plus, yaitu disiplin menggunakan masker yang benar, disiplin rajin mencuci tangan dengan sabun yang benar, disiplin menjaga jarak yang benar, plus terus berperilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga diajak untuk terus berkontribusi melalukan hal sederhana seperti menggunakan masker, cuci tangan, menerapkan menjaga jarak fisik serta perilaku hidup bersih dan sehat. Apabila masyarakat bisa lakukan ini dengan konsisten, maka dapat menghindarkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar dari COVID-19, demikian M. Iqbal Anas Ma’ruf. Baca juga Dirut BPJS mungkinkan pemberian insentif ke faskes terbaik Baca juga BPJS Ketenagakerjaan Perak gelar lomba vlog HUT RI Baca juga BPJS Kesehatan tindak tegas faskes pelanggar perjanjian kerja sama Baca juga Dirut BPJS Kesehatan kunjungi faskes terbaik di Kabupaten PonorogoPewarta Aditya RamadhanEditor Andi Jauhary COPYRIGHT © ANTARA 2020 BPJS Kesehatan menggelar lomba Video Blog vlog edukasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP. JAKARTA - Pentingnya menerapkan protokol adaptasi kebiasaan baru di sektor layanan kesehatan tingkat pertama atau layanan dasar bagi masyarakat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat JKN-KIS, harus terus dilakukan oleh semua pihak. Diharapkan melalui disiplin ini dapat memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 Covid-19 dan masyarakat tidak terhambat mendapat layanan kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan menggelar lomba Video Blog vlog edukasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP. Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma’ruf menyampaikan lomba ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong fasilitas kesehatan dan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Lomba ini juga sekaligus memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75. “Kita tidak boleh lalai bahkan abai dalam upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19. Lomba vlog ini juga diharapkan dapat meyakinkan peserta dan masyarakat bahwa walaupun terdapat protokol kesehatan Covid-19, tidak akan mengurangi bahkan menutup akses layanan kesehatan di FKTP yang dijamin oleh Program JKN-KIS. Salah satu bentuk kemajuan dan kebanggaan bangsa Indonesia di tahun kemerdekaan ke-75 adalah memiliki program jaminan kesehatan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Iqbal dalam siaran menambahkan, lomba ini juga diharapkan dapat memperkuat peran FKTP untuk mengedukasi pesertanya serta masyarakat sekitar dalam upaya menjaga kesehatan diri. FKTP juga dapat memberikan informasi seperti apa penerapan protokol kesehatan di tempatnya, inovasi, kemudahan dalam mengakses layanan, serta program-program promotif dan preventif. FKTP yang ingin berpartisipasi dalam lomba ini dapat mengunggah vlog pada tanggal 17 Agustus 2020 secara serentak. Vlog akan dinilai oleh Tim Dewan Juri secara berjenjang mulai tingkat cabang, tingkat wilayah dan tingkat nasional. Tim Dewan Juri Cabang dan Wilayah akan melibatkan Dinas Kesehatan, Tim Kendali Mutu dan Biaya dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Sementara Tim Dewan Juri Nasional akan melibatkan Kementerian Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional serta pakar komunikasi. “Kami harap partisipasi FKTP dalam lomba vlog ini adalah bentuk upaya bersama, gotong royong besar dalam menghadapi pandemi dan penanganan Covid-19. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap dapat berkontribusi dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengikuti anjuran pemerintah dan memastikan adaptasi kehidupan baru berjalan dengan baik. Menerapkan 3 Disiplin Plus yaitu Disiplin menggunakan masker yang benar, Disiplin rajin mencuci tangan dengan sabun yang benar, Disiplin menjaga jarak yang benar, plus terus berperilaku hidup bersih dan sehat,” kata juga mengajak masyarakat untuk terus berkontribusi melalukan hal sederhana seperti menggunakan masker, cuci tangan, menerapkan physical distancing serta perilaku hidup bersih dan sehat. Apabila masyarakat bisa lakukan ini dengan konsisten, maka dapat menghindarkan diri sendiri dan orang-orang di sekitar dari Covid-19. BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini [ Himpunan Mahasiswa Prodi Administrasi Kesehatan Proudly Present ] ✨ SHARING IS CARING ✨ HMP ADMKES UMS akan mengadakan sebuah perlombaan yang dapat diikuti oleh Siswa/i SMA/SMK/MA/Sederajat dan Mahasiswa Seluruh Indonesia Jenis Perlombaan 1. Design Poster2. Video Tiktok Edukasi Kesehatan Sub Tema1. Starter Pack Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi2. Stop Hoax, be a Hero During Pandemic TIMELINE📍Pendaftaran 1 – 13 Maret 2022📍Penutupan Pendaftaran dan Akhir Pengumpulan 14 – 24 Maret 2022📍 Presentasi Peserta dan Pengumuman Pemenang 26 Maret 2022 🏆 Benefit Juara 1 Uang Pembinaan + Sertifikat Juara 2 Uang Pembinaan + Sertifikat Juara 3 Uang Pembinaan + Sertifikat Link Pendaftaran Panduan Ketentuan Lomba SharingIsCaring HMPAdmKesUMS Deskripsi KegiatanSaat ini, Indonesia masih menjadi negara dengan beban penyakit tuberkulosis TBC terbesar ketiga di dunia setelah China dengan estimasi jumlah kasus dengan kematian sebanyak dan hanya 47% kasus yang terlaporkan menurut Organisasi Kesehatan Dunia Global TB Report 2021, WHO. TBC juga menjadi penyebab komplikasi terbesar pada orang dengan HIV dengan jumlah kasus orang menderita TBC-HIV sementara kematian akibat TBC pada Orang dengan HIV adalah jiwa. Selain itu, data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan cakupan pengobatan TBC secara nasional mengalami penurunan dari 67% di tahun 2019 menjadi 42% di tahun 2020. Ditambah pandemi COVID-19 melanda 2 tahun terakhir, menyebabkan upaya penanggulangan TBC berbasis masyarakat mengalami hambatan yang pandemi memberikan tantangan baru bagi pemangku kepentingan program TBC untuk memulihkan upaya-upaya mengejar Eliminasi TBC secara lebih efektif. Akses terhadap pelayanan kesehatan untuk TBC yang menurun di masa pandemi dapat ditingkatkan dengan upaya promosi kesehatan secara digital. Upaya promosi kesehatanmelalui video edukasi TBC merupakan salah satu intervensi utama dalam Strategi Nasional Penanggulangan TBC 2020-2024. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis Perpres No. 67/2021.Upaya Promosi Indonesia Bebas TBSalah satu bentuk upaya promosi kesehatan yang bisa diterapkan dalam era digitalisasi saat ini adalah menggunakan media elektronik yang dipublikasi di media sosial. Contohnya melalui video edukasi TB kepada masyarakat. Di Indonesia, pengguna media sosial meningkat 10 juta atau sekitar 6,3% dari 160 juta di tahun 2020, sehingga jumlah pengguna aktif media sosial mencapai 170 juta orang di Januari 2021 . Apabila dilihat berdasarkan jumlah penduduk di Indonesia, dari 274,9 juta penduduk, terdapat 170 61,8% penduduk yang menggunakan media sosial atau hampir setengah lebih penduduk Indonesia menggunakan media pengguna media sosial memberikan peluang yang besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait TBC, baik itu pencegahan, pengobatan maupun rehabilitasi. Dalam menyambut momen Hari Tuberkulosis Sedunia tahun 2022, kami akan mengadakan lomba tingkat nasional dengan tema Periksa TBC Sekarang Demi Masa Depan Lebih Sehat. Kegiatan ini akan mengajak seluruh masyarakat, termasuk pasien TBC, penyintas TBC, dan masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam memperingati momen tersebut melalui kegiatan yang akan diusung oleh Stop TB Partnership dan Ketentuan Lomba Video Edukasi TBCLomba ini terbuka untuk untuk umum dan setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya lomba boleh individu atau berkelompokSetiap pesertalomba video edukasi TBC wajib mengunggah poster lomba ke dalam instastory lalu tag ke Stop TB IndonesiaPeserta juga diwajibkan untuk mengikuti seluruh media sosial dari Stop TB Indonesia. Seperti Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, dan subscribe channel wajib like 10 postingan Stop TB Indonesia yang ada di InstagramKarya yang dikirimkan oleh peserta mengangkat tema Periksa TBC Sekarang Demi Masa Depan Lebih Sehat”.Karya tidak mengandung unsur SARA dan tidak melanggar UU Pornografi dan Kekerasan yang berlaku di video yang dikirimkan dalam bentuk MP4 dengan maksimum 800 MB. Durasi video maksimal 1 yang dikirimkan menjadi hak milik dari STPI sebagai penyelenggara Lomba Video Edukasi TBCSetiap peserta akan mendapatkan e-certificate sebagai peserta. Sertifikat akan dikirimkan melalui email masing-masing lomba akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 12 juta rupiah untuk pemenang Juara I 8 juta rupiah untuk pemenang Juara II 4 juta rupiah untuk peserta yang berhasil meraih juara III 3 juta rupiah untuk pemenang favorit I 2 juta rupiah untuk pemenang favorit II 1 juta rupiah untuk pemenang favorit IIIYuk daftarkan diri kamu untuk mengikuti lomba video edukasi TBC kepada masyarakat Indonesia sekarang juga. Lomba ini bersifat gratis jadi tak perlu memikirkan nominal uang pendaftaran. Kapan lagi, promosi kesehatan kepada masyarakat dan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah. Yuk klik tombol DAFTAR SEKARANG pada pojok kanan Seluruh informasi kegiatan yang ada di website dan media sosial sudah mendapatkan izin posting dari penyelenggara Pencarian Terbanyak di Jakarta - Hamran 60 warga Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, mengaku sangat terbantu akan kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional JKN. Sebab, program ini membantunya untuk rutin memeriksa kesehatan setiap sebagai peserta JKN dengan segmen kepesertaan Penerima Bantuan Iuran PBI Hamran mengakui program ini sangat membantunya agar bisa sembuh dari penyakit stroke yang dialaminya sejak 8 tahun lalu. Apalagi, dia memiliki penghasilan yang tidak menentu setiap bulannya dan stroke telah menghalanginya untuk beraktifitas."Tangan, kaki sama mulut saya itu kaku selama ini, sekitar 8 tahun lamanya saya kena stroke. Ini yang buat saya kesulitan untuk bergerak maupun bekerja, jadi saya tidak punya penghasilan tetap, bersyukur sekali saya sudah terdaftar jadi peserta JKN," ungkap Hamran dalam keterangan tertulis, Minggu 11/6/2023. Dia melanjutkan melalui layanan Mobile Customer Service MCS yang hadir di Puskesmas Mawasangka banyak informasi terbaru yang didapatkan. Karena itu, dia ingin kegiatan MCS ini bisa rutin dilaksanakan terutama di daerah pelosok."Saya sangat berterima kasih dengan adanya layanan MCS yang datang ke daerah ini. Karena sebelumnya FKTP saya terdaftar itu jauh dari tempat tinggal saya, jadi saya sempat terkendala untuk berobat karena jarak yang jauh. Tapi dengan adanya MCS berjalan ini, saya dapat mengubah fasilitas kesehatan tanpa perlu pergi jauh ke kantor BPJS Kesehatan," jelas pun mengaku senang karena kendala jarak sudah teratasi. Sebab hal ini membuatnya menjadi lebih mudah untuk berobat."Sebelumnya saya terdaftar di Puskesmas Kanapa-napa, padahal tinggal di Mawasangka. Tapi setelah diubah ke Puskesmas Mawasangka saya jadi lebih dekat untuk berobat setiap bulannya. Alhamdulillah kondisi saya sudah mulai membaik. Sekarang sudah bisa jalan sendiri, sebelumnya, dipapah sama anak. Kalau bicara juga sudah lebih jelas dan bisa dimengerti sama orang yang dengar," menambahkan sejak terapi rawat jalan dirinya tidak pernah sekalipun diminta biaya dari pemeriksaan kesehatan oleh petugas, termasuk untuk biaya obat-obatan."Menjadi peserta JKN sangat berguna bagi saya, karena selama saya berobat untuk beberapa tahun ini, saya tidak pernah membayar sepeserpun, untuk biaya kontrol juga obat-obatan tidak bayar. Apalagi saya tidak memiliki penghasilan karena sejak stroke saya tidak bekerja. Untuk biaya makan sehari-hari saya ditanggung sama anak, jadi dengan program ini sangat membantu saya dan keluarga dalam mendapatkan penanganan kesehatan dikala sakit," berharap program JKN dapat terus berjalan dan memberikan pelayanan yang terbaik. Sebab menurutnya selama ini, ini pelayanan peserta JKN di wilayah Kabupaten Buton Tengah telah mengalami peningkatan melalui sarana dan prasarana yang ada."Kemudahan akses layanan seperti ini yang kami harapkan sebagai peserta. Kalau bingung atau mau mengadu kami tahu harus bertanya ke mana. Karena jujur saja kami di pelosok begini masih belum bisa andalkan teknologi yang ada, apalagi sudah lanjut usia seperti saya," ucapnya."Saya yakin BPJS Kesehatan dapat terus bekerja sama dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk peningkatan kualitas pelayanan baik di puskesmas bahkan sampai ke rumah sakit. Terima kasih program JKN yang selalu ada untuk membantu masyarakat seperti saya ketika jatuh sakit untuk mendapatkan pelayanan terbaik, JKN andalan kami," pungkas juga 'Deteksi Dini Penyakit Kronis Akan Ditanggung JKN'[GambasVideo 20detik] akd/ega

lomba video edukasi kesehatan